twitter


Film ini berawal dari kisah seorang perempuan Korea yang bernama Hye Young yang tinggal bersama kakeknya di Italia. Dia bekerja sebagai artis jalanan yang membuat lukisan bagi para turis.

Suatu ketika Hye Young ingin melukis bunga-bunga daisy yang sedang bermekaran di padang rumput. Untuk mencapai padang rumput itu, dia harus melewati jembatan dari sebatang kayu. Saat akan kembali pulang, dia jatuh dari jembatan itu. Untung saja sungainya dangkal namun kantong yang berisi peralatan melukisnya hanyut terbawa arus.

Keesokan harinya saat ingin melukis bunga-bunga daisy di tempat yang sama, ternyata jembatannya telah diperbaiki dan kini jembatan itu lebar tidak hanya dari sebatang kayu lagi, lebih kokoh dan digagangnya terdapat peralatan melukis Hye Young yang pernah hanyut itu. Akhirnya si Hye Young memberikan lukisan kepada orang yang memperbaiki jembatan itu dengan cara menggantung lukisan itu di jembatan. Anehnya setelah itu, di tempat tinggalnya Ji-Hyun setiap hari dikirimi bunga daisy namun Hye Young tidak pernah tau siapa pengirimnya.
Suatu ketika, seorang pria muncul di hadapan Hye Young dengan menggenggam bunga daisy dan minta Hye Young untuk mengggambar dirinya. Melihat bunga daisy itu, Hye Young langsung merasa lelaki itu adalah sang pangeran misterius. Jeong Woo sendiri sebenarnya adalah seorang petugas Interpol, yang memanfaatkan Hye Young sebagai kedok untuk mengamat-amati kegiatan kriminalitas yang sedang ditanganinya. Lama kelamaan, Jeong Woo akhirnya benar-benar jatuh hati kepada Hye Young. Sampai suatu saat, terjadi adu tembak di lokasi itu, dan Hye Young terluka di leher yang membuat ia harus rela kehilangan suaranya. Merasa bersalah, Jeong Woo menghilang dari hidup Hye Young, dan itu malah membuat Hye Young semakin kehilangan. Hye Young belakangan lalu bertemu dengan Park Yi, seorang pembunuh bayaran yang sangat perhatian kepadanya.Walaupun begitu, perhatian yang diberikan Park Yi tetap tak bisa menghapus harapan Hye Young untuk bertemu kembali dengan Jeong Woo. Sampai akhirnya, Hye Young sadar bahwa sosok Park Yi yang baru dikenalnya itu, justru ternyata adalah orang yang selama-lama ini ia nantikan.

Jumat, 08 Januari 2010 | 0 komentar | Label:

0 komentar:

Posting Komentar